Rabu, Oktober 03, 2012
HCG (HUMAN CHORIONIC GONADOTHROPIN)
HCG (HUMAN CHORIONIC GONADOTHROPIN)
Definisi
Adalah hormon yang diproduksi selama masa kehamilan, hormon ini hadir dalam darah dan dikeluarkan oleh sel plasenta, sebagai hasil pembuahan sel telur oleh sperma. Kira2 10 hari setelah sel telur dibuahi sperma di tuba fallopii, sel telur akan bergerak menuju rahim dan melekat pada dindingnya, sejak itulah plasenta mulai berkembang dan memproduksi hcg yang dapat di temukan di dalam darah dan air seni.
Deteksi hcg hari pertama terlambat haid (hari ke 6 pelekatan janin)
Produksi HCG akan meningkat hingga sekitar hari ke 70 dan akan menurun selama sisa kehamilan, hormon ini merupakan indikator yang dideteksi oleh alat tes kehamilan melalui air seni, jika alat tes kehamilan mendeteksi adanya kadar hormon hcg dalam urin maka alat tes kehamilan akan mengindikasikan sebagai terjadinya kehamilan atau hasil tes positif
Fungsi hcg salah satunya u/ menjaga rahim agar sesuai dengan kehamilan dgn merangsang produksi progesteron.
Progesteron menyiapkan rahim u/ kehamilan
Peningkatan hormon hcg biasanya ditandai dengan mual dan pusing yang sering dialami oleh para ibu hamil.
Kadar hcg yang lebih tinggi pada ibu hamil biasanya terjadi pada hamil kembar atau hamil anggur ( mola).
Wanita tidak hamil tumor pada organ reproduksi
Hcg terlalu rendah hamil diluar rahim
abortus spontan
Pemeriksaan hcg urin sebaiknya :
Mempunyai sensitivitas yg tinggi
Spesifik u/ pem. Hcg
Waktu pemeriksaan cepat
Mudah dibaca
Mudah dilakukan
Tidak diperlukan alat khusus
Pemeriksaan hcg urin di laboratorium meliputi:
Cara biologis
Dilakukan menggunakan hewan percobaan, adanya hcg akan menyebabkan reaksi pada organ tertentu, ex : gallimainini
2. Imunokromatografi tes pack
Menggunakan tes strip
Cara biologis
PEMERIKSAAN GALLI MAININI TEST
Pada prinsipnya menemukan spermatozoa dlm urine katak jantan yg dirangsang oleh HCG urine
Persiapan: katak jantan yg dipergunakan tidak boleh mengandung sperma → dng pipet diambil cairan di lubang pengeluaran → periksa mikroskop → jika ada sperma tidak boleh dipakai
Alat yg digunakan:
Spuit 5cc, Kaca obyek, Mikroskop
Cara pemeriksaan:
Urine 5cc disuntikan sub cutan (bawah kulit) di perut 1 ½ cm didepan cloaca → lepas ditoples
1 jam kmdn → periksa urine katak, jika tdk ada sperma → periksa 1 jam lagi
Jika ada sperma GM (+), jika tidak GM (-)
Cara Imunokromatografi tes pack
Prinsipnya adalah adanya reaksi antara hcg dengan anti hcg yang dilekatkan berupa garis pada membran tertentu akan membentuk garis baik pada kontrol maupun tes, bila urin tidak mengandung hcg hanya akan membentuk satu garis saja pada kontrol
Yang dapat menyebabkan hasil positif palsu pada pemeriksaan hcg urin :
Proteinuria
Infeksi sal. air kencing
Yang dapat menyebabkan hasil negatif palsu pada pemeriksaan hcg urin :
Pemeriksaan dilakukan terlalu dini
Urin terlalu encer.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar