Rabu, Oktober 03, 2012
Pemeriksaan sperma
Analisa Sperma
Semen/mani
Ejakulat berasal dari seorang pria
Berupa cairan kental dan keruh
Berisi sekret dari kelenjar prostat dan kelenjar lainnya
spermatozoa
Variabel yang diperiksa
Ejakulat
(pemeriksaan liquifaksi, viskositas, volume, pH, sel lain)
Sperma
(konsentrasi, motilitas, morfologi, aglutinasi)
Pra Analitik
Persiapan pasien
- abstinensia seksualitas 2 – 7 hari
- cukup istirahat
- cara pengeluaran : masturbasi tanpa pelicin
- tempat pengeluaran, di dalam kamar yang tenang dekat laboratorium
- cairan semen harus ditampung secara utuh/lengkap
Persiapan Sampel
- Penampung : gelas/pelastik bermulut lebar, non toksik
- labeling (nama, usia, no. reg. Lab, Waktu pengeluaran lengkap dengan menit)
- Pengiriman ke laboratorium harus dalam suhu tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas (±37°C)
ANALITIK
MAKROSKOPIS
(warna, bau, volume, viskositas, liquifaksi,pH)
B. MIKROSKOPIS
(motilitas, aglutinasi, vitalitas, konsentrasi/jumlah, morfologi,sel lain)
KIMIA
(fruktosa sperma)
A. MAKROSKOPIS
LIQUIFAKSI
Melihat waktu yang dibutuhkan cairan semen untuk mencair
dilakukan pada temperatur ruang
Homogen, tidak ada gumpalan
mencair tidak lebih dari 60menit
Normal : 10 – 20 menit
2. WARNA
putih kelabu / putih mutiara
BAU
bau khas seperti bunga akasia
4. VISKOSITAS / KONSENTRASI
Melihat kekentalan
menggunakan batang pengaduk,cairan semen ditarik sampai tidak putus
Atau menggunakan pipet tetes
Normal :
- sulur/ benang tidak lebih dari 2 cm
- menetes dalam 1 – 2 detik
5. pH
Menggunakan kertas pH indikator
Normal : 7,2 – 7,8
6. Volume
Menggunakan gelas ukur atau tabung berskala
Normal : 2 – 5 mL (sebelum liquifaksi)
B. MIKROSKOPI
MOTILITAS
Melihat pergerakan sperma
homogenisasi
10µL tetesan cairan semen di atas kaca objek, ditutup dengan kaca penutup 22x22mm (duplo)
Biarkan 1’ agar stabil
Diperiksa pada temperatur ruang, perbesaran lensa 400x, amati 100-200 sperma
Amati seluruh bidang pada sediaan yang rata
Normal : > 50%
Kriteria Motilitas Sperma
Excellent : gerakan sperma lurus, cepat, ke depan
Good : gerakan sperma lambat, berbelok – belok, sulit maju
Poor : gerakan sperma diam di tempat
Non : sperma tidak bergerak
Bila motilitas sperma kurang dari 50% dsb Astenozoosperma
2. AGLUTINASI
Melihat penempelan sperma
Aglutinasi dua sperma :kepala-kepala, kepala-leher, kepala-ekor, ekor-ekor,campuran
Aglutinasi berkelompok
Normal bila aglutinasi kurang dari 5%
Aglutinasi sejati, bila setelah penambahan NaCl fisiologis tetap ditemukan aglutinasi sperma
3. VITALITAS
Mengetahui jumlah sperma sebenarnya HIDUP pada saat dikeluarkan
Dilakukan bila jumlah sperma tidak bergerak >50%
Menggunakan pewarnaan eosin
4. KONSENTRASI
mengetahui jumlah sperma
Metoda : bilik hitung “improved neurbauer”
Diperiksa pada kotak eritrosit
Konsentrasi sperma/mL = ∑sperma x 200.000
Normal : 20 – 250 juta/mL
Kriteria Konsentrasi Sperma
Azoospermia, tidak ditemukan sperma
Ekstrimoligozoospermia , ditemukan 0 – 5 jt/mL
Oligozoospermia, ditemukan <20jt/mL
Polizoospermia , ditemukan >250 jt/mL
5. MORFOLOGI
Pewarnaan Giemsa atau Papanicolou
kepala, Leher, Ekor
Tetrazoospermia,bila 50% morfologi abormal
Normal :
Kepala : oval, panjang 3-5µ, lebar ½ -2/3 panjang kepala
Leher : langsing, <1/2lebar kepala, panjang 2x panjang kepala, satu garis dengan sumbu kepala
Ekor : batas tegas, berupa garis dengan panjang 9x panjang kepala
Morfologi Abnormal
Makro : 25%>kepala normal
Mikro : 25%
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar