Aroma malam begitu khas
Baunya menusuk sepi meresap ke tulang tulang
Menengadahkan balutan harapan
Yang dititipkan pada semesta
Sepertinya matahari lupa membawa sinarnya
Lebih daripada itu semuanya tampak tak berubah
Dua mulut masih enggan untuk bertegur sapa
Apalagi menitip cerita panjang
Jika tiupan angin membawa salam kerinduan
Maka bagiku tak lebih dari sekedar ucapan salam
Jika sunyi pertanda kesendirian
Maka bagiku sarung kesejukan penenang hati