Beban yang berat ini..
Tak dapat aku tanggung sendiri ...
Dan tak mungkin pula kusandarkan pada bahu lain..
Kini biarkan resah dan berat menghampar di hidupku yg penuh dengan peluh keringat gemetaran..
Kelu pula lidahku pun semakin mengakar..
Meski hatiku berontak..
Temanku hanya tulisan...
Tulisan yg selalu mendengarkan..
Setidaknya tak ada rasa lelah yang tak kutumpahkan.
Masih pula dengan gelagapan jiwaku..
Kaki ini lelah meminta berhenti sejenak..
Tapi tak ada waktu..
Kepercayaanku tlah dihancurkan hingga membuatku tak dapat berpikir tenang..
Rasaku terinjak dengan pengkhianatan..tapi masih pula aku bertahan..
Paling tidak aku pernah bertahan..
Langkahku di ujung dahan yang hampir runtuh..
Jika tak kuambil lompatan yang tepat maka daku akan terjerembab dalamnya jurang...
Meski berisiko tapi harusku ambil..
Ya rintihan dalam sukma hanya aku biaskan bersama terjaganya mataku tiap malam..
Ayp
Tidak ada komentar:
Posting Komentar